Teknologi Kimia Terapan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring sebagai upaya peningkatan efektivitas dan Peluang Wirausaha

Main Article Content

Ekajayanti Kining
Rista Astari Rusdin
Wilda Widiawati
Aminullah Aminullah
Ismaya Ismaya
Ilham Assidiq

Abstract

Mencari pekerjaan sudah semakin sulit untuk ibu-ibu, sedangkan kebutuhan mencukupi kebutuhan sehari-hari mengharuskan pengeluaran yang semakin meningkat. Pengembangan kewirausahaan perempuan merupakan bagian dari upaya nasional yang berkelanjutan untuk mengentaskan kemiskinan di negara berkembang dalam kaitannya dengan Millennium Development Goals. Sabun dan deterjen merupakan sebuah komoditas yang tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan rumah tangga. Sabun dibutuhkan oleh semua orang untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Konsumsi sabun yang terus menerus setiap harinya, menyebabkan kebutuhan pengadaan sabun yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Metode pendekatan untuk dapat menyelesaikan permasalahan dalam kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Solusi yang ditawarkan pada kegiatan kewirausahaan pada masyarakat ini berupa pemberian penyuluhan dengan materi yang telah ditentukan. Hasil angket memperlihatkan bahwa mitra sangat setuju dengan kegiatan pengabdian ini karena mitra belum pernah mendapatkan penyuluhan dan pelatihan tentang peluang usaha rumahan berupa sabun cuci piring, materi penyuluhan dan pelatihan yang disampaikan mudah dimengerti dan mudah dipraktekan sendiri, bahan dan alat dalam pembuatan sabun dan deterjen mudah didapatkan, waktu pelaksanaan kegiatan tidak mengganggu kegiatan rumah tangga. Disamping itu peserta juga termotivasi dan tertarik untuk mengembangkan lebih lanjut sehingga dapat berwirausaha mandiri.

Article Details

Section
Articles

References

Akehurst, G., Simarro, E., & Mas-Tur, A. (2012). Women entrepreneurship in small service firms: Motivations, barriers and performance. Service Industries Journal, 32(15), 2489–2505. https://doi.org/10.1080/02642069.2012.677834
BPS. (2017). Statistik Indonesia 2017. Badan Pusat Statistik, ISSN: 0126.
Irrubai, M. L. (2015). STRATEGI LABELING , PACKAGING DAN MARKETING PRODUK HASIL INDUSTRI RUMAH TANGGA. Society : Jurnal Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi, Edisi xiii, 15–30.
Ismail, V. Y. (2014). The Comparison of Entrepreneurial Competency in Woman Micro-, Small-, and Medium-scale Entrepreneurs. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 115, 175–187. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.02.426
Jennings, J. E., & Brush, C. G. (2013). Research on Women Entrepreneurs: Challenges to (and from) the Broader Entrepreneurship Literature? The Academy of Management Annals, 7(1), 663–715. https://doi.org/10.1080/19416520.2013.782190
Nguyen, C., Frederick, H., & Nguyen, H. (2014). Female entrepreneurship in rural Vietnam: an exploratory study. International Journal of Gender and Entrepreneurship, 6(1), 50–67. https://doi.org/10.1108/IJGE-04-2013-0034
Tapiola, K. (2018). The teeth of the ILO - The impact of the 1998 ILO Declaration on Fundamentals Principles and Rights at Work.
Wijana, S., Sumarjo & Harnawi, T., (2009) “ Studi pembuatan sabun mandi cair dari daur ulang minyak goreng bekas (Kajian pengaruh lama pengadukan dan rasio air: sabun terhadap kualitas)”. Jurnal Teknologi Pertanian, 10(1):54-61.