Analisis Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS Tema Air dan Pelestarian Lingkungan

Main Article Content

Haerunisa Haerunisa
Prasetyaningsih Prasetyaningsih
Suroso Mukti Leksono

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada tema air dan pelestarian lingkungan di SMP. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP tahun ajaran 2019/2020, subjek ditentukan berdasarkan rekomendasi guru sesuai dengan kebutuhan peneliti yaitu sebanyak 18 siswa dengan berjenis kelamin perempuan semua. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes kemampuan berfikir siswa, lembar wawancara, dan lembar angket respon siswa, dengan indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu berpikir lancar, berpikir luwes, berpikir original, serta berpikir elaborasi. Berdasarkan hasil data yang diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif pada siswa kelas VIII diperoleh rata-rata presentase sebesar 69,2% yang artinya tingkat kemampuan berpikir kreatifnya hanya mencapai kategori kreatif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Haerunisa, H., Prasetyaningsih, P., & Leksono, S. M. (2021). Analisis Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS Tema Air dan Pelestarian Lingkungan. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(1), 299-308. Retrieved from https://ummaspul.e-journal.id/maspuljr/article/view/1199
Section
Articles

References

[1] Abraham, A. 2016. Gender and Creativity: An Overview Of Psychological And Neuroscientific Literature. Brain Imaging and Behavior, 10(2), 609-618.
[2] Amtiningsih, S., Dwiastuti, S., dan Sari, D. P., 2016. Peningkatan Kemampuan erpikir Kreatif Melalui Penerapan Guided Inquiry dipadu Brainstorming pada Materi Pencemaran Air. Proceeding Biology Education Conference. Vol 13, No 1, Hal 868–872.
[3] Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. 2010. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
[4] Anderson, L.W., dan Krathwohl, D.R. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assesing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educatioanl Objectives. New York: Addison Wesley Longman, Inc.
[5] Anwar, M.N., Aness, M., Khizar, A., & Muhammad, G. 2012. Relationship of Creative Thinking with the Academic Achievements of Secondary School Students. Journal of Education, 1(3): 44-47.
[6] Arini, W. dan Asmila, A. 2017. Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Cahaya Siswa Kelas VIII SMP Xaverius Kota Lubuklinggau. Science And Physics Education Journal. Vol 1. No 1.
[7] Bodgen, M. 2001. Creativity in education. London: Continuum.
[8] Coughlan A. 2007. LEARNING TO LEARN: Creative Thinking and Critical Thinking. DCU Students Learning Resources.
[9] Cropley, A. J. 1990. Creativity and mental health in everyday life. Creativity Research Journal, 3(3), 167–178.
[10] Depdiknas. 2006. Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi. Jakarta: Depdiknas.
[11] DDjauhari, R. A. 2015. Analisis Buku Siswa Matematika SMP Ruang Lingkup Statistika dengan Kesesuaian Unsur-unsur Karakteristik Berpikir Kreatif.Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UNY 2015. ISBN. 978-602-73403-0-5.
[12] Fauziah, Y. N. 2011. Analisis Kemampuan Guru Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Kelas V Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jurnal EdisiKhusus, No 2, 98–1
[13] Filsaime, D, K. 2008. Menguak Rahasia Berpikir Kritis dan Kreatif. Jakarta: Prestasi Pustaka.
[14] Fitiyati, I. dkk., 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Dan Penalaran Ilmiah Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pembelajaran Sains. Vol.1 No. 1.hal 27-35.
[15] Hawkins, J. 2001. The creative economy: how people make money fromideas. London: Allen Lane.
[16] Ghony, M. D & Almanshur, V. 2016. Metode Penelitian Kualitatif. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
[17] Greenstein, L. 2012. Accessing 21 century skills: To guide to evaluating mastery and authentic learning. USA: Corwin.
[18] Herdiansyah, H. 2010. Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
[19] Isaksen, S.G, and Puccio, G.J. 1988. Adaption-innovation and the Torrance test ofcreative thinking: The level style issue revisited. Psychological Reports,1988, 63, p.659-670
[20] King, L. A. 2016. Psikologi Umum: Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta: Salemba Humanika.
[21] Liliasari. T, M. 2013. Berpikir Kompleks dan Implementasi Dalam Pembelajaran IPA. Makasar: Ilmu Negeri Makasar.
[22] Mahmudi, A. 2010. Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika. Makalah Disajikan Pada Konferensi Nasional Matematika XV. UNIMA Manado
[23] Marpaung, Y. 2008. Pembelaaran Matematika Secara Kontekstual Dan Realistik Menciptakan Situasi Belaar Yang Aktif, Kreatif, Efekktif Dan Menyenangkan. Makalah disajikan pada Seminar Pendidikan Matematika Di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Yogayakarta Tanggal 23 Maret 2008
[24] Melinda, D. A. 2008. Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas IX pada Konsep Bioteknologi dengan Pendekatan CTL dan STM.UPI. Bandung.
[25] Mulyasa. 2009. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
[26] Munandar, U. 2003. Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: Grasindo. h. 88
[27] . 2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
[28] Muthaharah, Y. A., Kriswandani, & Prihatnani, E. 2018) Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Smp Dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Sisi Datar. E-Jurnal Mitra Pendidikan, 2(1), 63–75.
[29] Mursidik, E. s. M., Samsiyah, N., & Rudyanto, H. E. 2015. Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Memecahkan Masalah Matematika Open-Ended Ditinjau Dari Tingkat Kemampuan Matematika Siswa Sekolah Dasar. PEDAGOGIA. 4(1), 23-33.
[30] Piaget, J. 1970. Piaget’s theory. In P.H. Mussen (Ed.), Carmichael’s manual of child psychology. New York: Wiley.
[31] Potur, A.A., & Barkul, O. 2009. Gender and Creative Thinking in Education: A Theoretical and Experimental Overview. Journal ITU A|Z, 6(2): 44-57.
[32] Prasetiyo, A. D dan Mubarokah, L. 2014. Berpikir Kreatif Siswa dalam Penerapan Model Pembelajaran Berdasar Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo Vol.2, No.1. ISSN: 2337-8166.
[33] Reiter-Palmon, R., Mumford, M. D., & Threlfall, K. V. 1998. Solvingeveryday problems creatively: the role of problem construction andpersonality type. Creativity Research Journal, 11(3), 187–197.
[34] Rofi’uddin, A. 2000. Model Pendidikan Berpikir Kritis-Kreatif untuk Siswa Sekolah Dasar. Majalah Bahasa dan Seni. ISBN: 978-602-73403-05.
[35] Setiawan,H. 2014. Soal Matematika dalam PISA Kaitannya dengan Literasi Matematika dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Prosiding Seminar Nasional Matematika. Universitas Jember.
[36] Silver, Edward A. (1997). Fostering Creativity through Instruction Rich in Mathematical Problem Solving and Thinking in Problem Posing. Volum 29 (June 1997) Number 3. Electronic Edition ISSN 1615-679X.
[37] Sugilar, H. 2013. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Disposisi Matematik Siswa Madrasah Tsanawiyah Melalui Pembelajaran Generatif. Infinity Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, Vol 2, No.2.
[38] Suhandoyo, G. & Wijayanti, P. 2016. Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thingking ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Volume 3, No. 5.ISSN: 2301-9085.
[39] Sumarmo, U. 2010. Berpikir dan Disposisi Matematik: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. Bandung: Artikel pada FMIPA UPI Bandung.
[40] Torrance, E. P. 1993. Understanding Creativity: Where to Start? Psychological Inquiry. The Journal of Creative Behavior. 14(3). 232-234/
[41] Viktorovna, A, N. 2014. Research into the Creative Abilities of Teachers College Students. Procedia - Social and Behavioral Sciences Vol 191, No 1970-1971.
[42] Wallas,G. 1926. The art of thought. New York: Harcourt Brace.
[43] Widowati, Asri. 2009. Brainstorming Creative Thinking Sebagai Alternatif Pengembangan Berpikir Kreatif dalam Pembelajaran Sains Biologi. Artikel.Terpublikasikan. Yogyakarta: FMIPA UNY
[44] Yahya, M. 2013. Pengembangan Kreativitas Siswa Dalam Proses Pembelajaran. Edu-Islamika. Vol 5, No 1, Hal 38–75

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.